Mengenal Sistem Pendidikan Di Negara Arab Saudi

 


Arab Saudi merupakan sebuah negara Arab yang terletak di Asia Barat dengan luas wilayah sekitar 2.150.000 km2. Arab Saudi termasuk negara kelima di Asia dan kedua terbesar di Dunia Arab setelah Aljaizair. Bahasa resmi yang dipakai negara ini adalah Arab.

Arab Saudi terkenal sebagai negara tempat tumbuh dan berkembangnya agama Islam sehingga di benderanya terdapat dua kalimat syahadat yang berarti "Tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya".

Arab Saudi merupakan salah satu negara terbaik di dunia untuk program master dalam studi Islam. Pembelajaran di negara ini juga menyediakan pencelupan budaya dan bahasa Arab penuh bgi siswa tidak dari Timur tengah atau non-penutur asli Arab.


Nah, pada kali ini kita akan membahas mengenai sistem pendidikan yang dipakai negara Arab saudi. Bagaimana yah kira kira? Yuk simak penjelasan berikut.

 

Sistem Pendidikan Arab Saudi

 

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang melalui pengajaran, pelatihan atau penelitian. 

Pendidikan di Arab saudi sudah mulai berkembang setelah berdirinya dinasti Umayyah yang mulai merancang sistem pendidikan formal, kemudian dikembangkan lagi oleh dinasti dinasti setelahnya.

Sistem pendidikan di Arab Saudi memiliki beberapa kesamaan dengan sistem pendidikan di Indonesia. Pendidikan di Arab saudi dimulai dari  Pra sekolah, sekolah dasar, lalu dilanjutkan sekolah menengah pertama dan dilanjutkan dengan sekolah umum atau sekolah khusus.

 

1. Pendidikan Pra Sekolah

Pendidikan Pra Sekolah  ini sama dengan Pendidikan Taman Kanak-Kanak dari usia 4–5 tahun pendidikan ini ditawarkan secara gratis dan bersifat sukarela. Program yang akan diberikan pada pendidikan ini adalah program pedagogis, dan tidak terorganisir untuk mempersiapkan diri masuk sekolah.

 

2. Pendidikan Dasar

Pada tingat ini anak akan mulai masuk sekolah pada usia 6 sampai 12 tahun, ditingkat sekolah dasar guru guru akan berusaha untuk menciptakan rasa kebanggaan nasional Islam, sambil mengembangkan kemampuan dasar bahasa, matematika, dan pendidikan jasmain. Pendaftaran untuk anak laki laki di sekolah dasar dierkirakan sejitar 99% dan untuk anak perempuan sekitar 96,3%.

 

3. Pendidikan Menengah

Pada tingkat pendidikan ini anak akan mulai masuk sekolah ada usia 12-14 tahun. Di tingkat menengah, tujuan pengajaran utama meliput: memberikan landasan bagi aturan dan prses ilmiah, membimbing siswa untuk menggunakan waktu luang mereka untuk membaca dan berpatisipasi dalam kegiatan keagaam, dan terus mempromosikan gagasan kehidupan sosial Islam. Pendaftaran utnuk anak laki laki di sekolah menegah diperkirakan sekitar 95,9% dan anak perempuan mencapai sekitar 47%

 

3. Pendidikan Lanjutan atau Khusus

 

Durasinya sekitar 3tahun, anak anak dapat mengikuti pendidikan isis ketika menginajk usia 15 sampai 18 tahun. Pembelajaran yang dikembangkan anatara lain BAhasa Arab dan literature, bahasa inggris, kebudayaan umum, geografi, sejarah dan pendidikan agama.

Di Arab Saudi terdapat lembaga menengah  teknik yang menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan teknik dan kejuruan di bidang industri, perdagangan, dan pertanian.

 

4. Perguruan Tinggi

Sementara itu, Pendidikan tinggi atau universitas di Arab Saudi terbagi menjadi dua bagian utama yakni Pendidikan Agama dan Pendidikan Umum. Namun demikian, sekarang sudah sangat banyak universitas yang menggabungkan keduanya. Jenis perguruan tinggi di Arab Saudi adalah universitas, institut untuk perempuan (college for women), institut administrasi publik (institute of public administration) dan institut keguruan (teacher training college). Semua universitas berada di bawah supervisi Kementerian Pendidikan Tinggi (Ministry of Higher Education) kecuali Universitas Islam Madinah (Islamic University of Medinah), Universitas terbaik di Arab Saudi untuk pendidikan agama Islam, yang berada di bawah supervisi dewan menteri (Council of Ministers).

Arab saudi memberikan pendidikan gratis di semua tingkatan Pendidikan. Otoriter pemerintah sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dibuktikan dengan kebijakan Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Dalam Negeri yang memberikan pendidikan kepada afiliasi dan anak-anak mereka di semua tingkat.


 Nah itulah seputar informasi tentang seputar informasi tentang  sistem pendidikan di Arab

 

 

Posting Komentar

0 Komentar